Rabu, 12 Oktober 2011

Kegiatan Komsos KWI dan Komsos se Indonesia di Kupang

Pada bulan Juli lalu, Komsos KWI dan Komsos keuskupan se-Indonesia mengadakan syering agung di Hotel Kristal Kupang.   Kegiatan itu berlangsung dari tanggal 17 -22 Juli 2011.  Kegiatan ini sejatinya merupakan rapat pleno tiga tahunan, yang sebelumnya disebut Pertemuan Nasional (Pernas).  
Pertemuan ini dibuka oleh Uskup Ketua Komisi Komsos KWI Mgr.Petrus Turang dalam sebuah upacara misa bersama umat di Gereja Katedral Kupang. Dibawah tema: Gereja Sebagai Tanda Kasih dan Pelayanan Komunikasi Sosial, Syering Agung ini menampilkan tiga pembicara utama masing-masing H.Witdarmono  yang memberikan masukan seputar peta  media komunikasi (media maping) di Indonesia, dilanjutkan dengan  Prof.Dr. Eko Indrajit yang memperkaya peserta dengan tema Media Digital: Tantangan dan Peluang bagi Gereja.  Rangkaian pemaparan ini ditutup dengan  Wawasan Kristiani Komunikasi Sosial yang diberikan oleh Ketua Komsos KWI Mgr. Petrus Turang. Keseluruhan dinamika pertemuan nasional itu diisi dengan syering dan dialog komunikasi setiap keuskupan di bidang komunikasi. Dari keseluruah syering komsos itu, terbetik bahwa setiap komisi komsos Keuskupan sedang membangun pastoral komunikasi di keuskupan masing-masing sesuai situasi dan tuntutan sosial dan budaya setempat. Namun satu hal yang perlu tetap dikembangkan dalam komunikasi agar tidak menciutkan  pemahanan  dan makna komunikasi kepada media komunikasi (instrumental understanding of communications). Media komunikasi tidak boleh menggantikan face to face communications(komunikasi manusiawi). Komunikasi Sosial Gereja harus menggunakan hati dan manusia lah yang mempunyai hati sedangkan media  harus tetap menjadi sarana untuk membangun komunikasi di antara manusia secara lebih efektif.
Panitia juga merancang kegiatan ini agar disela-sela syering Agung di Ruang Sidang, para peserta tetap membangun komunikasi dengan umat katolik di Kota Kupang. Maka misa harian selalu dilakukan di paroki-paroki kota Kupang  pada sore hari dilanjutkan dengan temu umat dan makan malam bersama umat dalam suasana kekeluargaan . Paroki-paroki yang menerima kehadiran para ketua komsos keuskupan dan Badan Pengurus Komsos KWI adalah Paroki Kristus Raja Katedral Kupang, Paroki St.Yoseph Naikoten, Paroki Santa Familia Sikumana, Paroki St.Yoseph Pekerja Penfui dan Paroki Maria Assumpta Kupang. Semua acara di Paroki diramu dalam nuansa budaya. Para peserta sidang  sungguh merasakan hospitalitas umat katolik Keuskupan Agung Kupang lewat acara temu umat.
Rapat Pleno ini juga diisi dengan pertemuan dengan para wartawan, budayawan serta seniman Katolik sekota Kupang . Ini merupakan acara yang sungguh berarti karena mereka adalah para pewarta kerajaan Allah lewat kegiatan jurnalistik dan seni. Untuk itu, dialog dengan mereka merupakan suatu dukungan yang sangat berharga agar mereka dalam mengemban tugasnya tetap memperhatikan nilai-nilai kristiani demi membangun peradaban  sejati. Disamping itu, para ketua komsos keuskupan juga mendapat kesempatan untuk bertemu dan berdialog dengan Gubernur NTT Drs Frans Lebu Raya di Rumah Jabatannya yang diakhiri dengan  jamuan siang bersama yang disiapkan secara khusus oleh Gubernur NTT untuk para peserta.
Diharapkan pengalaman syering agung komunikasi sosial di Kupang senantiasa menjadi ilham bagi para ketua komsos keuskupan untuk meningkatkan  karya pastoral komunikasi  sosial dalam semangat pelayanan, persaudaran sebagai wujud kasih. (agusduka,svd)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Content